Galang, Deli Serdang I ELANG SUMUT 31 05 26 – Peredaran narkoba di Lingkungan V, Kelurahan Galang Kota, Kecamatan Galang, disebut-sebut kian tak terkendali. Warga menilai aktivitas ilegal ini sudah berada di titik mengkhawatirkan, bahkan berlangsung terang-terangan tanpa rasa takut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, transaksi narkoba di kawasan tersebut diduga berjalan semudah membeli kacang goreng, memicu keresahan luas di tengah masyarakat.
Sejumlah sumber menyebut, Jumat 29/05/26 peredaran ini diduga dikendalikan oleh sosok berinisial PUR yang juga dikenal dengan alias NA, NON, dan CE. Dalam operasionalnya, ia disebut dibantu oleh SA alias WAL yang berperan dalam distribusi di lapangan.
Tak berhenti di situ, jaringan ini diduga memiliki pemasok dari level lebih tinggi, yakni seorang berinisial A Alias CENG. Sosok tersebut bahkan disebut-sebut memiliki julukan tersendiri di kalangan jaringan peredaran narkoba, menandakan kuatnya dugaan peran dalam rantai distribusi.
“Ini sudah sangat parah. Seolah-olah tidak ada hukum. Kami takut generasi muda hancur,” ujar seorang warga dengan nada geram.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat:
Mengapa peredaran narkoba bisa berlangsung begitu bebas? Apakah ada pembiaran?
Warga pun secara tegas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun instansi terkait, untuk segera turun tangan dan tidak tinggal diam terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Jangan tunggu korban makin banyak. Bertindak sebelum semuanya terlambat,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas tersebut. Namun desakan publik terus menguat agar dilakukan penyelidikan menyeluruh dan penindakan tegas tanpa pandang bulu.
Catatan Redaksi:
Informasi dalam berita ini merupakan hasil penelusuran awal dan keterangan warga. Prinsip praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi. Aparat penegak hukum diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
(TIM)