Terkini
Memuat berita terkini...


Analisis Intelijen: Yang Tersisa dari Muktamar ke-35 Nahdatul UlamaGambar Gravatar

Oleh: Josef Herman Wenas

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป-๐Ÿฎ: ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐˜€๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐——๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ ๐—ฆ๐—ผ๐˜€๐—ผ๐—ธ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ถ๐˜€ ‘๐—”๐—ฎ๐—บ

JAKARTA I ELANG SUMUT 

Juli 2023, karena sudah sangat merugikan reputasi institusi dan pribadi, Menteri BUMN Erick Thohir terpaksa melaporkan ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต Bocor Alus Politik (BAP) episode ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜Œ๐˜ณ๐˜ช๐˜ค๐˜ฌ ๐˜›๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ ๐˜“๐˜ฆ๐˜ธ๐˜ข๐˜ต ๐˜—๐˜š๐˜š๐˜ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜‰๐˜œ๐˜”๐˜• ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜›๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜‹๐˜ช๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ช ๐˜—๐˜‹๐˜๐˜— ke Dewan Pers.

Lalu, di bulan Maret 2024 gantian Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang melaporkan BAP gara-gara ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต berjudul ๐˜”๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜œ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ช ๐˜๐˜ป๐˜ช๐˜ฏ ๐˜›๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ mereka.


๐˜Š๐˜ถ๐˜ต ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ๐˜บ ๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต. Dewan Pers memerintahkan Tempo meminta maaf kepada Eric dan Bahlil. Yang artinya, Dewan mengkonfirmasi bahwa informasi yang ditayangkan oleh BAP tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Ada unsur fitnah, bahkan kebencian.

๐˜—๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต BAP tentang ๐˜Œ๐˜ฌ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ด๐˜ช ๐˜—๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ ๐˜๐˜ข๐˜ซ๐˜ช ๐˜๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜—๐˜—๐˜— yang tayang 24 Mei 2025, juga dibantah langsung oleh pihak Haji Isam. Faktanya, sampai hari ini, memang tidak pernah ada manuver politik apapun terkait fitnah pengambilalihan PPP oleh Haji Isam. Dan dibantah juga oleh internal PPP melalui Ketua Majelis Pertimbangan, M. Romahurmuziy alias Gus Rommy.

๐˜‰๐˜ถ๐˜ต ๐˜ธ๐˜ฉ๐˜บ ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ด ๐˜‰๐˜ˆ๐˜—, ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ฐ๐˜ง๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ต, ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ด ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฆ ๐˜ฃ๐˜บ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ด๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฐ๐˜ง๐˜ง ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ง๐˜ข๐˜ฃ๐˜ณ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ง๐˜ข๐˜ค๐˜ต๐˜ด ๐˜ข๐˜ด ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ต๐˜ณ๐˜ถ๐˜ต๐˜ฉ?

Sebab, berbagai ๐˜ธ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด BAP, baik yang terkait dengan Menteri Eric maupun Menteri Bahlil, juga Haji Isam, faktanya memang hanya pengumpan informasi kelas A4, bukan A1. Persis seperti yang dikatakan oleh Jokowi dalam episode ๐˜ž๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜’๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด ๐˜‰๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜‘๐˜ฐ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ช, yang ditayangkan BAP pada 26 Agustus 2026.

Perhatikan. Pada wawancara eksklusif itu, Jokowi mengkritik BAP sering mengklaim informasi A4 sebagai A1. Dan kritik ini disampaikan di depan hidung para ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต๐˜ด BAP sendiri. Yang artinya, Jokowi menggunakan kanal BAP untuk menekuk BAP sendiri.

Kok bisa? Ya, itu memang cara khas Jokowi “memukul” lawan-lawannya dengan kekuatan mereka sendiri. Yang, bagi mereka yang terperangah dengan kebodohan mereka sendiri, secara nyinyir lalu mengistilahkan jurus Jokowi ini sebagai “sen kiri belok kanan.”

Kode A1 memang istilah intelijen untuk informasi yang telah terkonfirmasi oleh sumber independen lain. Artinya, ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜บ ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ฆ. Sedangkan kode A4 (ekuivalen D4 militer) adalah informasi yang diragukan kebenarannya (๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ต๐˜ง๐˜ถ๐˜ญ).

D4 setara kabar burung yang datang dari informan yang sering berbohong dan isi beritanya pun tidak masuk akal. Tapi biasanya memang disengaja, dengan tujuan kontra intelijen.

Apakah BAP— yang getol memainkan informasi berkualitas A4— sebetulnya hanya alat propaganda kontra intelijen belaka? BAP hanya permainan ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜บ dengan derivatif ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜บ ๐˜ฆ๐˜ง๐˜ง๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต-nya? Saya tidak tahu pasti.

****

Yang saya tahu pasti episode BAP terkait Muktamar ke-35 NU, 27-31 Agustus 2026 lalu, itu kelasnya A1. Judulnya: ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜–๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต ๐˜—๐˜ณ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ฐ ๐˜”๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜Š๐˜ข๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜œ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜—๐˜‰๐˜•๐˜œ. Cuplikan versi ๐˜š๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต-nya malah langsung menohok spesifik: ๐˜”๐˜ช๐˜ง๐˜ต๐˜ข๐˜ค๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜บ๐˜ข๐˜ณ ๐˜๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ณ ๐˜—๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช ๐˜‘๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜™๐˜ข๐˜ช๐˜ด ‘๐˜ˆ๐˜ข๐˜ฎ.

Episode ini akurasinya jempolan. Kontras banget dibandingkan berbagai produk sampah kelas A4 lainnya yang dihasilkan BAP.

Kok bisa? Tentu saja bisa. Sebab ada yang ๐˜ง๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ tidak dengan motif menciptakan ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜บ ๐˜ฆ๐˜ง๐˜ง๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต. Artinya, ๐˜ธ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ณ-nya bukan kaleng-kaleng.

Episode ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜–๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต ๐˜—๐˜ณ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ฐ ๐˜”๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜Š๐˜ข๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜œ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜—๐˜‰๐˜•๐˜œ itu faktanya tayang pada 29 Agustus 2026. Sedangkan penetapan Rais Aaam PBNU baru terjadi pada 30 Agustus 2026. Disinilah ๐˜ค๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ๐˜บ๐˜ด๐˜ช๐˜ด-nya.

Kita tahu, tayang 29 Agustus tidak sama dengan proses produksinya dilakukan pada hari yang sama. Ini kan artinya, paling sedikit 3-4 hari sebelumnya, BAP telah menerima ๐˜ง๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ terkait isu ini.

Kesimpulannya? Tidak bisa lain, siapa yang akan jadi Rais ‘Aam sebetulnya sudah “ditetapkan” sebelum Muktamar dimulai.

Begitu juga rancangan aturan bahwa… “nama calon Ketua Umum PBNU wajib mendapatkan persetujuan tertulis atau restu penuh dari Rais ‘Aam terpilih” dalam konteks modalitas AHWA untuk menjaring Mandataris Muktamar.

Ini sebetulnya merupakan indikator penentu siapa yang bakalan jadi Ketua Umum PBNU berikutnya.

Dan, ternyata rancangan ini diberlakukan di Muktamar ke-35 NU. Sehingga, sebetulnya, nasib Ketum PBNU petahana Gus Yahya juga sudah ditentukan sebelum Muktamar dimulai.

Pahit memang, tetapi begitulah cara kerja ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ค๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ. Halus tapi nyelekit.

Bekali-kali sudah saya mengulang-ulang petuah Jenderal LBM bahwa ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜จ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ๐˜บ๐˜ด๐˜ช๐˜ด itu tidak bisa bohong. Dengan metode ini, polanya (๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ) terlihat dengan jelas.

Anda masih ingat kan kalau ๐˜ซ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ด ๐˜‰๐˜ฐ๐˜ฃ ๐˜ž๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ธ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฅ ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜Š๐˜ข๐˜ณ๐˜ญ ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜›๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ž๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜—๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต ๐˜ถ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฅ “๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฑ ๐˜›๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ข๐˜ต” (istilah yang etimologinya sama sekali tak senonoh) ๐˜ข๐˜ด ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ค๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ณ ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ง๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ 1972-1974 ๐˜ž๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ yang berujung pada pengunduran diri Presiden Richard Nixon.

Baru 31 tahun kemudian, di tahun 2005, kita tahu si “๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฑ ๐˜›๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ข๐˜ต“ ini ternyata W. Mark Felt, salah satu petinggi “๐˜๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฃ” dengan jabatan ๐˜๐˜‰๐˜ ๐˜ˆ๐˜ด๐˜ด๐˜ฐ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ ๐˜‹๐˜ช๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ pada awal dekade 1970-an itu.

Kalau begitu, siapa yang jadi ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฑ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ข๐˜ต-nya BAP?

****

Kalau Anda cermati keseluruhan konten, bukan sepotong-sepotong, ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต BAP terkait, siapa yang jadi deep throat ini disebutkan dengan ๐˜ฑ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฎ “petinggi Gerindra.”

Saya ulang ringkasan ๐˜ฑ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ต-nya. Ada tiga kubu yang saling bermanuver dan berkepentingan untuk memperebutkan posisi Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU di Jombang itu.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—บ๐—ฎ— ๐—ž๐˜‚๐—ฏ๐˜‚ ๐—Ÿ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐˜€๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฎ. Calon Rais ‘Aam yang diusung adalah KH Miftachul Akhyar, yang dipaketkan dengan KH.Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai calon Ketua Umum.

Yang jadi aktor penggerak adalah pejabat kabinet ๐˜ค๐˜ถ๐˜ฎ politikus. Mereka adalah politikus Golkar Nusron Wahid (Menteri ATR/BPN) dan politikus PKB Saifullah Yusuf (Menteri Sosial).

Penting untuk menyoroti strategi mereka. Kubu ini merumuskan pemenangan di rumah “petinggi Gerindra,” yang kemudian hasilnya dibawa ke pertemuan di Wisma Negara (Istana). Strategi mereka adalah mendorong sistem paket (langsung memilih Rais ‘Aam dan Ketum) melalui persetujuan dewan AHWA (๐˜ˆ๐˜ฉ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ธ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ˆ๐˜ฒ๐˜ฅ๐˜ช).

Tim ini juga yang melakukan karantina pengurus PCNU dan PWNU secara tertutup di Semarang (24 Agustus) dan Surabaya (25-26 Agustus) agar mereka mau meneken surat dukungan untuk penunjukan AHWA tersebut. Ini ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ญ timbal-balik yang disertai pembagian insentif yang terlalu menarik untuk ditolak.

Nama Menteri Agama Nasaruddin Umar sempat disinggung dalam kubu ini, namun terhambat aturan NU yang melarang rangkap jabatan. Yang bersangkutan enggan mundur dari posisinya sebagai menteri.

Untuk lebih jelasnya, lihat grafis kronologis terkait.

๐—ž๐—ฒ๐—ฑ๐˜‚๐—ฎ— ๐—ž๐˜‚๐—ฏ๐˜‚ ๐—ฃ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ฌ๐—ฎ๐—ต๐˜†๐—ฎ ๐—–๐—ต๐—ผ๐—น๐—ถ๐—น ๐—ฆ๐˜๐—ฎ๐—พ๐˜‚๐—ณ. Calon yang diusung adalah KH Ma’ruf Amin, mantan Wapres, sebagai calon Rais ‘Aam PBNU. Yang dipaketkan dengan Yahya Cholil Staquf (Ketum petahana) sebagai calon Ketum PBNU 2026-31.

Semua orang tahu formasi ini dilatarbelakangi pecahnya kongsi antara Gus Yahya dan Rais ‘Aam petahana KH Miftachul Akhyar terkait isu tata kelola konsesi tambang batubara dari pemerintah, serta isu pelaporan dana operasional PBNU yang mencapai puluhan miliar.

Gus Yahya menjalankan strategi aktif bersafari keliling daerah (Aceh, NTT, Jawa Timur) untuk menjelaskan mekanisme muktamar kepada pemilik suara sambil meyakinkan dampak dari kepemimpinannya selama ini. Di sisi lain, KH Ma’ruf Amin bermanuver dengan menyuarakan larangan adanya transaksi politik di dalam Muktamar untuk merespons manuver pengumpulan suara dari kubu seberang.

Beberapa kali Gus Yahya dikutip media mengekspresikan optimismenya bisa menang, dan yakin Presiden Prabowo tidak ikut cawe-cawe langsung di muktamar.

Sulit menerjemahkkan optimisme Guys Yahya ini. Kalau cawe-cawe secara langsung memang pasti tidak. Itu sebabnya Gus Yahya bilang, “…tidak ikut cawe-cawe langsung.”

Akrobat kata-kata ini bikin pusing, kan?

๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ด๐—ฎ— ๐—ž๐˜‚๐—ฏ๐˜‚ ๐—ฃ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐—ฎ. Di belakang layar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar rupanya ikut bermain. Calon Rais ‘Aam yang diusung adalah KH Said Aqil Siradj. Untuk posisi Ketua Umum, PKB menyorongkan dua opsi nama: Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) yang sudah bersiap dengan mundur dari PKB Jateng, dan Abdussalam Shohib (Gus Salam) dari Jawa Timur.

Kita tahu, Cak Imin sebelumnya juga sempat menjajaki peluang untuk maju sendiri, namun terhalang aturan PBNU yang melarang rangkap jabatan politik di partai maupun pejabat publik.

Dalih Cak Imin ikut bermanuver karena adanya keresahan di akar rumput. Kultur basis massa antara NU dan PKB keduanya beririsan erat. Cak Imin yakin konflik internal di PBNU terkait isu tambang dan transparansi anggaran, pada akhinya berdampak buruk bagi citra PKB sendiri.

Bebas, Anda boleh percaya, boleh tidak, dengan dalih Cak Imin ini. Tidak akan masuk neraka juga.

Yang jelas manuver “opsi ketiga” oleh Cak Imin ini berhasil memberikan ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜บ ๐˜ฆ๐˜ง๐˜ง๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต yang sangat merugikan kubu petahana Gus Yahya!

****

Dari sudut pandang ini, mereka yang menarasikan NU perlu disterilkan dari politik, mesti orang yang naif, bila bukan— maaf— bego!

Siapa bilang NU bisa steril dari politik? Presiden Prabowo Subianto itu pemegang KTA NU. Yang diberikan oleh KH Miftachul Akhyar, yang tidak akan kembali menjadi Rais ‘Aam tanpa dukungan istana.

Dua paragraf terakhir ini adalah kutipan ulang dari paragraf penutup pada artikel ๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป-๐Ÿญ: ๐——๐˜„๐—ถ-๐—ณ๐˜‚๐—ป๐—ด๐˜€๐—ถ ๐—ž๐—ฎ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ก๐—จ.

Sekarang Anda sudah paham hubungan antara Bagian-1 dan Bagian-2, bukan?

-JHW, Tegalrejo, 18 September 2026