MEDAN I ELANG SUMUT — Dukungan terhadap Hamid Rizal Lubis sebagai calon Ketua Umum Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Medan periode 2026–2031 mendapat dukungan dari Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (KAPMI) Sumatera Utara.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua BPD KAPMI Sumut, Rinno Hadinata, S.Sos. Ia menilai Hamid Rizal Lubis memiliki pengalaman organisasi, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi lintas generasi.
“Bagi kami di KAPMI Sumut, Hamid Rizal Lubis bukan sekadar figur yang memiliki pengalaman organisasi. Beliau memiliki kapasitas kepemimpinan, jaringan, dan kemampuan membangun kolaborasi lintas generasi. Karena itu, kami melihat Hamid sebagai salah satu figur yang tepat untuk memimpin MD KAHMI Medan periode 2026–2031,” ujar Rinno.
Menurutnya, KAHMI Medan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan organisasi sekaligus mengoptimalkan potensi alumni yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.
Rinno mengatakan, dukungan terhadap Hamid didasarkan pada penilaian terhadap rekam jejak dan gagasan yang ditawarkan dalam pencalonannya.
“Kami melihat ada gagasan dan energi perubahan yang dibawa Hamid. KAHMI Medan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu menjaga nilai-nilai hijau hitam, tetapi juga berani membuka ruang kolaborasi, memperkuat jaringan, dan menghadirkan program yang memberikan dampak bagi alumni maupun masyarakat,” katanya.
KAHMI Harus Lebih Produktif
Senada dengan Rinno, Sekretaris BPD KAPMI Sumut, Chaerul Umam Sinaga, S.Sos., berharap kepemimpinan MD KAHMI Medan ke depan tidak berhenti pada kegiatan seremonial dan rutinitas organisasi.
Menurutnya, potensi besar alumni harus dapat dihimpun menjadi kekuatan yang produktif dan memberikan kontribusi nyata.
“KAHMI jangan hanya menjadi tempat berkumpulnya para alumni. KAHMI harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan gagasan, memperkuat jejaring, memberdayakan alumni, dan melahirkan kontribusi nyata untuk Medan dan Sumatera Utara,” tegas Chaerul.
Ia menilai keberagaman latar belakang alumni KAHMI merupakan modal penting untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan dunia usaha dan generasi muda.
“Kalau KAHMI ingin menjadi rumah besar alumni yang benar-benar memberi manfaat, maka dibutuhkan pemimpin yang mampu menggerakkan semua potensi yang ada. Kami melihat kapasitas itu ada pada Hamid Rizal Lubis,” ujarnya.
B.E.Y.O.N.D Jadi Gagasan yang Ditawarkan
Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum MD KAHMI Medan periode 2026–2031, Hamid Rizal Lubis membawa gagasan B.E.Y.O.N.D, yang merupakan akronim dari Brotherhood, Empowerment, Youth & Experience, Open Collaboration, Networking, dan Development.
Gagasan tersebut menitikberatkan pada penguatan persaudaraan alumni, pemberdayaan potensi anggota, pertemuan pengalaman lintas generasi, keterbukaan terhadap kolaborasi, penguatan jaringan, serta pengembangan organisasi secara berkelanjutan.
Bagi Chaerul, gagasan tersebut relevan dengan kebutuhan KAHMI Medan untuk membangun organisasi yang lebih terbuka dan mampu merespons perkembangan zaman.
“KAHMI Medan ke depan harus bergerak lebih jauh. Tidak cukup hanya kuat secara internal, tetapi juga harus mampu menjadi kekuatan strategis yang hadir dalam berbagai persoalan masyarakat. Kami melihat Hamid memiliki visi ke arah tersebut,” katanya.
Dukungan KAPMI Sumut tersebut menambah dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum MD KAHMI Medan periode 2026–2031. Dukungan itu juga memperlihatkan adanya perhatian dari kalangan pengusaha muda terhadap figur dan gagasan yang ditawarkan dalam kontestasi kepemimpinan KAHMI Medan.
Proses pemilihan Ketua Umum MD KAHMI Medan periode 2026–2031 selanjutnya akan menjadi ruang bagi para pemilik suara untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi pada periode mendatang. (Tim)