Terkini
Memuat berita terkini...


VIRAL! SPPG MBG Dapur Zavier di Desa Sangiang Disorot, PBR Minta Pengawasan Diperketat

LEBAK, BANTEN I ELANG SUMUT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Zavier di Kampung Cikuya RT 003 RW 004, Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan menyusul adanya dugaan persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di sekitar dapur tersebut.

Sorotan tersebut muncul setelah adanya laporan warga yang disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dan turut disuarakan oleh Ketua Umum Pemuda Banten Reformasi (PBR), Tisna.

Dalam laporan yang diterima redaksi melalui pesan WhatsApp, warga mempertanyakan sejauh mana pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional SPPG MBG di Desa Sangiang.

“Dari pihak pengawasan Dinas Kesehatan sejauh mana terkait pemeriksaan Badan Gizi Nasional MBG yang ada di Desa Sangiang, Kecamatan Maja,” tulis pelapor.

Warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi bak sampah yang dinilai diduga belum memenuhi standar kebersihan di lingkungan dapur SPPG.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menyatakan akan melakukan tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

“Terima kasih infonya. Nanti kita minta untuk segera dicek urusan persampahannya ke Dinas Lingkungan Hidup, dan kita minta pihak Puskesmas setempat untuk mengecek kelayakan SPPG tersebut,” demikian tanggapan yang diterima redaksi.
Ketua Umum PBR, Tisna, mengatakan jika memang benar adanya pihaknya meminta Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait turun langsung ke lokasi guna memastikan standar higienes sanitasi benar-benar diterapkan.

“Kami meminta Badan Gizi Nasional dan dinas terkait turun langsung. Jangan sampai program MBG yang tujuannya untuk anak-anak justru menimbulkan persoalan dari sisi kebersihan dan pengawasan,” tegas Tisna.

ketua umum PBR Tisna menyebut bahwa saat timnya berupaya melakukan konfirmasi ke lokasi, pengelola SPPG di terima oleh aslap dan khodri,  khodri menyebut kami sudah sesuai SOP dalam pengelolaan dapur ahli gizi dan akuntan, saya menyayangkan kepada media yang sudah mengiimpormasikan dapur Sppg zavier berjalanya tidak sesuai SOP padahal kami selalu mengikuti arahan pusat tegas khodri.

Selain itu, warga mempertanyakan mekanisme pemeriksaan menu makanan di SPPG, termasuk apakah pengawasan dilakukan secara rutin setiap hari atau hanya bersifat berkala.

Sebagai program strategis nasional, MBG diharapkan memenuhi standar higiene sanitasi, kelayakan dapur, keamanan pangan, serta pengelolaan sampah sesuai ketentuan yang berlaku agar makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap aman dan layak dikonsumsi.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puskesmas Maja, tindak lanjut Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, serta tanggapan dari Badan Gizi Nasional dan pengelola SPPG Dapur Zavier.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
(Muhidin Riyan tim)