Terkini
Memuat berita terkini...


DEEP FLIPPED: Inovasi Pembelajaran Berbasis Portal Digital yang Lahir dari Pengalaman Internasional Guru SDN 106196 Galang Suka


DELI SERDANG — Upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi terus dilakukan oleh para pendidik. Salah satunya melalui inovasi Deep Flipped, sebuah model pembelajaran yang mengoptimalkan pendekatan deep learning dengan metode flipped classroom berbasis portal digital Teman Belajar Siswa.

Inovasi tersebut diinisiasi oleh Rizki Omilia Purnama, S.Pd., guru dari UPT SPF SDN 106196 Galang Suka, Kabupaten Deli Serdang. Gagasan Deep Flipped lahir dari kegelisahan sekaligus refleksi terhadap kebutuhan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi mampu mendorong siswa untuk memahami, mengeksplorasi, merefleksikan, dan menerapkan pengetahuan secara lebih mendalam.
Melalui konsep flipped classroom, proses belajar tidak lagi sepenuhnya bergantung pada penjelasan guru di dalam kelas. Siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal materi terlebih dahulu melalui berbagai sumber pembelajaran digital yang tersedia pada portal Teman Belajar Siswa. Waktu pembelajaran di kelas kemudian dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih bermakna seperti diskusi, pemecahan masalah, praktik, kolaborasi, refleksi, serta penguatan pemahaman.
Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan prinsip deep learning, sehingga teknologi tidak sekadar digunakan sebagai media untuk menampilkan materi, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis, memahami konsep secara utuh, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, serta melakukan refleksi terhadap proses belajarnya.
Terinspirasi dari Pengalaman Seminar Internasional di Malaysia
Ide inovasi Deep Flipped tidak lahir secara tiba-tiba. Gagasan tersebut berkembang dari pengalaman dan wawasan yang diperoleh Rizki Omilia Purnama ketika mengikuti seminar internasional di Malaysia, tepatnya di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA).
Pengalaman berada dalam lingkungan akademik internasional tersebut memberikan perspektif baru mengenai perkembangan pendidikan, pemanfaatan teknologi, serta pentingnya menghadirkan proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Sepulang dari kegiatan tersebut, pengalaman dan wawasan yang diperoleh kemudian direfleksikan dan dikontekstualisasikan dengan kondisi pembelajaran di sekolah. Dari proses tersebut muncul gagasan untuk mengembangkan sebuah model pembelajaran yang dapat menggabungkan pembelajaran mendalam dengan pemanfaatan teknologi digital secara lebih sederhana, relevan, dan dapat diterapkan dalam konteks sekolah.

“Pengalaman mengikuti seminar internasional di Malaysia menjadi salah satu pemantik untuk melihat bahwa pembelajaran harus terus berkembang. Teknologi bukan tujuan akhir, tetapi harus menjadi sarana untuk membuat siswa lebih aktif, mandiri, kritis, dan mampu memahami pembelajaran secara mendalam,” ujar Rizki Omilia Purnama.

Teman Belajar Siswa Menjadi Ekosistem Digital

Dalam implementasinya, Deep Flipped memanfaatkan portal Teman Belajar Siswa sebagai salah satu pusat sumber belajar digital.
Portal tersebut dirancang untuk memberikan akses kepada siswa terhadap berbagai sumber pembelajaran, mulai dari video pembelajaran, rangkuman materi, persiapan ujian, bahan bacaan digital, aktivitas belajar, hingga ruang refleksi siswa.

Dengan demikian, pembelajaran dapat berlangsung dalam dua ruang yang saling melengkapi. Sebelum pembelajaran tatap muka, siswa dapat melakukan eksplorasi awal melalui materi yang tersedia. Saat berada di kelas, guru tidak lagi menghabiskan sebagian besar waktu hanya untuk menyampaikan materi, tetapi dapat memfokuskan pembelajaran pada aktivitas yang membutuhkan interaksi, pendampingan, diskusi, praktik, dan pemecahan masalah.

Pola tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembelajaran dari “guru menjelaskan, siswa mendengarkan” menjadi “siswa mengeksplorasi, memahami, berdiskusi, menerapkan, dan merefleksikan.”

Menjawab Tantangan Pembelajaran di Era Digital

Deep Flipped juga dikembangkan dengan mempertimbangkan realitas pendidikan di lapangan. Pemanfaatan teknologi dalam inovasi ini diarahkan agar tidak sekadar mengikuti tren digitalisasi pendidikan, melainkan benar-benar memberikan solusi terhadap kebutuhan guru dan siswa.
Portal Teman Belajar Siswa menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian belajar. Siswa dapat memperoleh materi sebelum pembelajaran, sementara guru memperoleh ruang yang lebih luas untuk melakukan pembelajaran diferensiasi, memberikan penguatan kepada siswa yang membutuhkan bantuan, dan mengembangkan aktivitas pembelajaran yang lebih kontekstual.

Konsep ini juga membuka peluang terjadinya pembelajaran yang lebih fleksibel. Belajar tidak harus berhenti ketika bel sekolah berbunyi, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri sesuai kemampuan dan kebutuhan siswa.

Masuk 6 Besar Tingkat Kabupaten Deli Serdang

Gagasan inovatif tersebut telah mendapatkan apresiasi dalam ajang inovasi di Kabupaten Deli Serdang. Deep Flipped berhasil masuk dalam 6 besar tingkat Kabupaten Deli Serdang.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa inovasi pembelajaran yang dikembangkan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan direplikasi dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
Bagi Rizki, capaian tersebut bukan sekadar tentang peringkat, melainkan menjadi motivasi untuk melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan.
“Masuk enam besar tentu menjadi sebuah apresiasi dan motivasi. Namun, yang paling penting adalah bagaimana inovasi ini benar-benar memberikan dampak terhadap proses dan pengalaman belajar siswa,” ungkapnya.

Dari Galang Suka untuk Transformasi Pendidikan

Deep Flipped menunjukkan bahwa inovasi pendidikan tidak selalu harus lahir dari institusi dengan fasilitas yang serba lengkap. Kreativitas guru, keberanian melakukan perubahan, serta kemampuan mengadaptasi teknologi sesuai kebutuhan sekolah dapat menjadi titik awal lahirnya sebuah inovasi.
Dari UPT SPF SDN 106196 Galang Suka, Rizki Omilia Purnama mencoba menghadirkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pengalaman internasional, kebutuhan lokal, perkembangan teknologi, dan filosofi pembelajaran mendalam.
Melalui Deep Flipped dan Teman Belajar Siswa, pembelajaran diarahkan untuk tidak hanya mengejar penyelesaian materi, tetapi membangun pengalaman belajar yang lebih aktif, bermakna, reflektif, dan berpusat pada siswa.
Inovasi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa transformasi pendidikan dapat dimulai dari ruang kelas, dari seorang guru yang berani bereksperimen, dan dari gagasan sederhana untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik.
Deep Flipped bukan sekadar membalik proses pembelajaran, tetapi berupaya memperdalam makna belajar: dari sekadar mengetahui menjadi memahami, dari memahami menjadi menerapkan, dan dari menerapkan menjadi mampu merefleksikan.
Tentang Inovator
Rizki Omilia Purnama, S.Pd. merupakan pendidik dari UPT SPF SDN 106196 Galang Suka, Kabupaten Deli Serdang, sekaligus penggagas inovasi Deep Flipped, yaitu optimalisasi deep learning melalui pendekatan flipped classroom berbasis portal Teman Belajar Siswa. Pengalaman mengikuti seminar internasional di Malaysia, khususnya di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), menjadi salah satu pengalaman yang turut memperkaya perspektifnya dalam mengembangkan inovasi pembelajaran.