Terkini
Memuat berita terkini...


Antrean Panjang hingga 2 Kilometer di SPBU 14263594, Ada Apa di Depan Pertamina?

Pasaman Barat I ELANG SUMUT — Pemandangan antrean panjang kendaraan kembali menjadi sorotan. Antrean kendaraan yang disebut mencapai sekitar 2 kilometer terlihat di SPBU 14263594, Jalan Sijanih, Jorong Saroha, Ujung Gading, Kecamatan Lembah Malintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Pantauan Tim media saat melintas, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, menunjukkan sejumlah Kendaraan dari Mobil Serta sepeda Motor  mengular cukup panjang di sekitar area SPBU. Kondisi tersebut memicu pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait penyebab panjangnya antrean dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut.

Ada apa di depan Pertamina Niaga?

Antrean hingga berkilometer tentu bukan persoalan kecil. Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, masyarakat pengguna kendaraan dapat mengalami kerugian waktu, kemacetan, hingga meningkatnya risiko gangguan keselamatan lalu lintas.

Publik berhak Pihak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab antrean tersebut. Apakah terjadi keterlambatan pasokan, peningkatan permintaan, pembatasan penyaluran, atau terdapat persoalan lain yang menyebabkan kendaraan harus mengantre begitu panjang?

Pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar masyarakat tidak hanya menjadi pihak yang menunggu tanpa kepastian.

Selain itu, pengelola SPBU dan pihak terkait diharapkan memastikan proses penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan yang transparan kepada konsumen.

Pertamina Niaga dan pengelola SPBU 14263594 perlu memberikan penjelasan mengenai kondisi antrean panjang tersebut, termasuk jenis BBM yang paling banyak diantre, kondisi stok, jadwal pasokan, serta langkah yang dilakukan untuk mengurai antrean.

Jangan sampai antrean panjang seperti ini menjadi pemandangan yang dianggap biasa tanpa ada evaluasi dan solusi.

Masyarakat tentunya berharap Kepada pihak Kepolisian Setempat, pemerintah daerah, Pertamina, dan pihak pengelola SPBU dapat segera turun tangan apabila kondisi tersebut terus berulang.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti antrean panjang yang mencapai sekitar 2 kilometer tersebut masih memerlukan penjelasan resmi dari pihak SPBU maupun Pertamina.
(VEBY)